tempat kelahiran nabi muhammad

Dirumah Inilah Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam Dilahirkan

Ketika kita berbicara tentang tempat-tempat suci dalam sejarah Islam, tidak ada yang lebih suci daripada tempat kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam. Tempat ini tidak hanya menjadi pusat spiritual bagi umat Islam, tetapi juga menjadi saksi bisu dari awal mula misi kenabian yang membawa cahaya Islam ke seluruh dunia. Artikel ini akan menggali lebih dalam tentang lokasi kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dan keindahan serta sejarah yang melingkupinya.

 

Tempat Kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam

 

  1. Kota Mekah Pusat Sejarah dan Spiritualitas Islam

Mekah, kota yang dianggap sebagai pusat spiritual Islam, adalah tempat di mana Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dilahirkan pada tahun 571 Masehi. Terletak di bagian barat Saudi Arabia, kota ini dikelilingi oleh pegunungan yang megah, memberikan pandangan indah kepada siapa pun yang mengunjunginya. Mekah telah menjadi pusat aktivitas keagamaan jauh sebelum kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam.

 

  1. Rumah Tempat Kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam

Tempat kelahiran Nabi Muhammad disebut Rumah Al-Amin, yang artinya “Rumah yang Aman dan Terpercaya.” Rumah ini dimiliki oleh keluarga Hashim, salah satu cabang dari suku Quraisy. Di sinilah Nabi Muhammad menghabiskan masa awal hidupnya, tumbuh dan berkembang di lingkungan keluarga yang penuh keberkahan.

Rumah yang jadi tempat kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam  berlokasi di kawasan Masjidil Haram, Makkah. Lebih tepatnya rumah kakeknya yang bernama Abdul Muthalib di Kampung Suuq Lail, Arab Saudi, yang lokasi rumahnya itu berdekatan dengan Ka’bah.

tempat kelahiran nabi muhammad 2

Baca Juga: Manfaat Air Zam Zam Yang Belum Kamu Tau

 

Jaraknya hanya sekitar 150 meter saja. Karena lokasinya yang begitu dekat, maka Anda yang menunaikan ibadah haji ataupun umroh bisa berkesempatan untuk melihatnya. Selain dekat Ka’bah, tempat kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam ini juga berhadapan dengan Zam-Zam Tower.

 

Sesuai dengan namanya, Zam-Zam Tower ini berupa sumber mata air zam-zam. Tempat ini sudah ada sekitar 4000 tahun yang lalu. Meski sudah ada sejak lama, namun airnya tak pernah habis.

 

Tak hanya itu saja, rumah tempat Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dilahirkan ini juga berhadapan dengan Safa dan Marwa. Hal ini menambah daya tarik tersendiri.

 

Tanggal Lahir Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wassalaam

Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wassalaam lahir di Makkah pada 12 Rabiul Awwal. Saat itu bertepatan dengan tahun Gajah, yakni pada 571 Masehi. Dulunya tempat ini terkenal sebagai Lembah Abu Thalib berdasar Sirah an-Nabawiyah.

Kala Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam  hijrah ke Madinah, rumah tersebut jadi tempat tinggal anak Abu Thalib yang bernama Aqil bin Abi Thalib beserta keturunannya. Pada akhirnya, rumah ini dibeli oleh istri Khalifah Abbasiyah Al-Mahdi, yakni Khaizuran.

 

Baca Juga: Mekah Kota Tertua Di Dunia?

 

Pemerintah Arab Saudi mengambil tindakan cepat terkait rumah tempat Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dilahirkan. Pemerintah melakukan pemugaran hingga berubah jadi perpustakaan. Hal ini membuat umat Islam kesulitan untuk melihat bangunan aslinya.

tempat kelahiran nabi muhammad 3

Kondisi Rumah Nabi Saat Ini

Ketika Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam lahir, kondisi bangunannya sangat kontras dengan Masjidil Haram, sebab berupa bangunan tua.

Namun kini kondisinya telah berubah, lokasi bangunan kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam ini sudah jadi area perpustakaan. Perpustakaan umum ini bernama Maktabah Makkah Mukarramah.

 

Baca Juga: 5 Keistimewaan Kota Madinah Yang Wajib Kamu Tau

 

Bangunan ini berdiri dengan ukuran 10×18 meter. Dengan memiliki ukuran tersebut, perpustakaan ini sudah berdiri sejak tahun 1370 H. Meski berupa perpustakaan umum, namun tidak semua orang bisa memasukinya secara mudah.

 

Ada peraturan khusus yang harus pengunjung patuhi. Pemerintah setempat melarang semua pengunjung untuk melakukan ibadah sholat di area ini. Hal ini bertujuan untuk mencegah sholat yang menghadap rumah tempat Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam  dilahirkan sebab hanya Ka’bahlah yang jadi arah kiblatnya.

 

Larangan ini pun sudah tercantum dengan jelas di perpustakaan dalam beragam bahasa. Mulai dari Indonesia, Urdu, Turki, India, hingga Arab. Hal ini untuk memudahkan pengunjung dalam memahami himbauan yang pemerintah Arab Saudi bikin.

 

Dengan alasan tersebut, hanya orang-orang yang sudah dapat izin dari penjaga saja bisa masuk. Sebagai salah satu peninggalan sejarah Islam, tentu perlu kita jaga sebaik mungkin agar bisa lestari secara turun-temurun sampai generasi sekarang.

 

Tujuan Renovasi Tempat Kelahiran Nabi

 

Pemerintah Arab Saudi pastinya memiliki alasan tersendiri kenapa mengubah rumah kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam jadi perpustakaan. Tujuan utamanya adalah mencegah terjadinya perbuatan syirik.

Pemerintah Arab Saudi khawatir apabila peninggalan sejarah kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam itu jadi ajang masyarakat untuk berbuat syirik.

 

Baca Juga:  Tata Cara Umroh Yang Wajib Anda Tau

 

Dengan alasan tersebut, pemerintah Arab Saudi berupaya sebaik mungkin dalam menjaga akidah sekaligus keyakinan umat Islam untuk menyembah hanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Jangan sampai peninggalan sejarah Islam tersebut disalahgunakan oleh pihak tak bertanggungjawab. Langkah yang pemerintah Arab Saudi ambil ini pun mendapat dukungan dari banyak pihak.

 

Rumah tempat Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dilahirkan menambah sejarah Islam yang penting dipelajari. Sebagai umat muslim, hal tersebut bisa memperkaya wawasan atau pengetahuan seputar Islam.

Kota Mekah, dengan segala keindahan alamnya dan warisan sejarah Islamnya, tetap menjadi tujuan spiritual utama bagi umat Islam di seluruh dunia.

Tempat kelahiran Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi Wassalaam dan tempat-tempat suci lainnya di kota ini memainkan peran penting dalam membentuk identitas keagamaan dan sejarah Islam.

Mengunjungi Mekah bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membawa umat Islam lebih dekat kepada akar keimanan mereka.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top