sumur air zam zam asli

Dimanakah Letak Sumur Air Zam Zam Asli

Air Zam zam adalah sebaik-baik air di muka bumi. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit. Hal ini di sebutkan dalam sebuah hadits riwayat At Thabrani.

 

Masjidil Haram adalah masjid terbesar di dunia dan merupakan tempat paling suci dalam agama Islam. Sumur Zamzam berada berada dekat dengan sebelah timur Kabah, yang merupakan bangunan utama di dalam Masjidil Haram.

Sumur Zamzam terletak di dalam Masjidil Haram, di kota suci Mekah, Arab Saudi. Sumur zamzam terletak 11 meter dari Kabah.

Secara lebih spesifik, jika Anda berdiri di depan Kabah dan menghadap ke arah utara, Sumur Zamzam berada di sebelah kanan Ka’bah. Sumur ini diberi nama Zamzam karena menurut tradisi Islam, airnya muncul melalui keajaiban yang terjadi pada Nabi Isma’il dan ibunya, Hajar.

 

Berapakah Kedalaman Sumur zam zam?

 

Masjidil Haram dan Kabah merupakan tempat suci bagi umat Islam, dan Sumur Zamzam memiliki makna khusus dalam sejarah Islam. Air dari Sumur Zamzam dianggap sebagai air yang diberkahi dan banyak umat Islam meminumnya serta membawanya pulang sebagai amalan ibadah dan untuk keberkahan.

Menurut salah satu keterangan, Sumur zam zam ini dapat memompa air sebanyak 11 sampai 18,5 liter per detik, sehingga dapat menghasilkan 660 liter air permenit dan 39.600 liter per jamnya. Keterangan ini bersumber dari Wikipedia.

 

Baca Juga : Manfaat Air Zam Zam

 

Kedalaman sumur zam zam adalah sekitar 30 meter dan diameternya sekitar 108 hingga 266 meter (354 hingga 873 ft). Awalnya air dari sumur diambil menggunakan selang dan ember, tapi sekarang sumur itu berada di dalam ruang bawah tanah yang dapat dilihat dari balik panel kaca (pengunjung tidak diizinkan untuk memasuki ruangan ini).

Pompa eletronik memompa zamzam, air zamzam yang dipompa tersebut tersedia di seluruh penjuru Masjidil Haram melalui pancuran air

sumur air zam zam asli

 

Sumur Air Zam Zam Zaman Dahulu

 

Dahulu, di atas sumur Zamzam ada bangunan dengan luas 8 m × 10,7 m = 88.8 m2. Tapi bangunan ini ditiadakan untuk meluaskan tempat tawaf, sehingga ruang minumnya dipindahkan ke ruang bawah tanah di bawah tempat tawaf, dengan 23 anak tangga yang dilengkapi penyejuk udara.

Tempat masuk ruang minumnya terpisah antara laki-laki dan perempuan. Di situ, terdapat 350 keran air minum, yaitu 220 ada di sisi ruang laki-laki dan 130 di sisi ruang perempuan. Sumur Zamzam yang telah dipagari dengan kaca tebal itu dapat dilihat dari ruangan laki-laki .

 

Sumur air zam zam mulanya hanya diambil dengan alat manual, gayung dan ember, atau dengan cara ditimba. Setelah itu, pemerintah Arab Saudi membangunnya, berikut dengan pompa air yang bisa menyalurkan ke kran-kran di sekitar sumur.

 

Baca Juga : Kota Mekah Zaman Dulu

 

Dari mata air ini terdapat beberapa celah, di antaranya ada celah ke arah Hajar Aswad dengan panjang 75 cm, dengan tinggi 30 cm yang juga menghasilkan air zam zam sangat banyak. Beberapa celah mengarah kepada Shafa dan Marwa, serta ada yang mengarah pula ke arah pengeras suara dengan panjang 70 cm dan tinggi 30 cm.

 

sumur air zam zam asli

Sumur Zamzam Sekarang

 

Saat ini air zam zam asli dapat didapatkan di beberapa sisi halaman Masjidil Haram dalam bentuk dispenser khusus yang telah dipasang beberapa kran. Jamaah umroh atau haji dapat memilih ingin air zam zam yang dingin atau biasa.

Di dekat dispenser disediakan gelas plastik dan tempat pembuangan gelas plastik. Biasanya terdapat tulisan for drinking only (hanya untuk minum saja) dan tidak diperbolehkan untuk berwudhu karena tidak ada saluran air ke got pembuangan.

 

Baca Juga : Tempat Nabi Dilahirkan

 

Air zam zam asli tidak berwarna dan tidak berbau, namun memiliki rasa yang berbeda, dengan pH 7,5–7,7, yang menunjukkaan bahwa air zamzam merupakan larutan basa sampai batas tertentu.

Ada beberapa keistimewaan dari air zam zam, di antaranya yakni mata air surga, sebaik-baiknya air di bumi, sebagai pencuci Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wassalaam saat pembelahan dada sebelum kenabian, sebagai obat dan penghilang dahaga, dapat mengenyangkan perut, sebagai kompres bagi yang demam atau sakit kepala, hingga dapat digunakan sebagai bekal perjalanan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top